BOGOR, (TB) – Pembangunan jembatan penghubung antara Desa Cigombong dengan Desa Ciburuy yang sumber anggarannya dari program Bupati Bogor, yakni Satu Miliar Satu Desa (Samisade) tahun 2021, yang bahan material utamanya diduga menggunakan besi bekas bangunan jembatan lama, masih menyisakan pertanyaan.

Berdasarkan informasi yang didapat, pembangunan Jembatan Rawayan sepanjang kurang lebih 42 meter dengan anggaran 300 juta, saat itu tidak melibatkan warga setempat. Warga setempat hanya menjadi penonton saja.

Saat proses pembangunan berlangsung, timbul kekhawatiran dari warga sebagai calon pengguna jembatan, karena warga menyaksikan adanya penggunaan besi bekas dari bangunan jembatan lama yang sebelumnya sudah roboh.

“Tiang penyangga kiri dan kanan jembatan itu menggunakan besi lama yang sudah berkarat dan tidak layak dipasang, warga juga tidak ada yang dilibatkan ikut kerja”, ungkap Darmo warga setempat.

Warga sangat menyayangkan ulah pelaksana nakal yang mengakali bahan material itu demi keuntungan pribadinya, dengan mengorbankan keselamatan pengguna jembatan. Padahal, warga juga mengetahui bahwa anggaran untuk pembangunan jembatan ini sangat besar dan cukup untuk membeli bahan material yang baru hingga hasilnya maksimal.

“Kalau bahan material Jembatan Rawayan itu menggunakan bahan yang baru, kami yakin kualitasnya akan sangat baik dan akan bertahan lama. Kami juga sebagai pengguna tidak akan merasa khawatir saat menggunakan jembatan itu untuk melintas,” papar Toto warga lainya.

Dilansir dari pemberitaan Jurnal Inspirasi, berdasarkan hasil peninjauan tim Pemerintah Kecamatan Cigombong, yang terdiri Sekcam saat itu yang dijabat Asep Achadiat sudrajat, Kasi Ekbang, Kasi Pemerintahan, beserta staf ke lokasi, Rabu (01/05/2022), melalui Sekcam, Tim membenarkan adanya penggunaan bahan material bekas.

“Setelah saya bersama jajaran pemerintahan kecamatan, Kepala Seksi (Kasi) Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), Kasi Pemerintahan dan staf langsung turun ke lokasi, memang kami melihat adanya penggunaan bahan material lama dalam pembangunan jembatan penghubung antara Desa Cigombong dengan Desa Ciburuy tersebut. “namun masih layak pakai”, dalihnya

Menurutnya, berdasarkan informasi dari para pekerja dan Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), penggunaan material lama disebabkan kegiatan jembatan tersebut merupakan rehabilitasi bukan pembangunan baru.