BOGOR, (TB) – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Senin (5/5/2025) dini hari, menyebabkan tiga rumah warga di Desa Pasir Jambu rusak parah. Salah satu rumah yang terdampak terparah adalah milik Dede Aisyah (40), seorang ibu tunggal dengan tiga anak.
“Kami tidak bisa lagi menempati rumah itu. Atap dan temboknya roboh hampir seluruhnya,” ucap Dede dengan suara lirih saat ditemui di rumah adiknya di Kampung Kebon Rumput RT 05 RW 03, Sabtu (14/6/2025).
Lebih dari sebulan pascakejadian, Dede mengaku belum mendapat bantuan perbaikan rumah dari pemerintah daerah. Bantuan yang sudah diterima sejauh ini hanya berupa sembako, terpal, dan uang tunai Rp200.000 dari camat, serta bantuan tas dan perlengkapan belajar dari Sentra Galih Pakuan.
“Pihak desa memang sempat datang, tapi hanya untuk melihat-lihat. Belum ada realisasi perbaikan,” keluhnya.
Dede pun berharap Pemerintah Kabupaten Bogor hingga Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dapat segera memberikan bantuan perbaikan rumah agar ia dan ketiga anaknya bisa kembali tinggal dengan layak.
“Kalau cuma bantu atap dan dinding agar rumah bisa ditempati lagi, saya sudah sangat bersyukur,” harapnya.
Ketua RT 03 RW 01, Anay Suhendar, menyatakan bahwa pemerintah desa sudah mengirimkan surat permohonan bantuan ke Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor pada 6 Mei 2025.
“Surat sudah dikirim dua hari setelah kejadian, tapi belum ada balasan sampai sekarang,” ujarnya.
Ketika dikonfirmasi, Asep, staf Bidang Rumah Bencana DPKPP Kabupaten Bogor, membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima permohonan tersebut.