BOGOR, (TB) – Curah hujan tinggi kembali menyebabkan bencana alam di wilayah Bogor bagian barat. Kali ini, longsor terjadi di bantaran Sungai Cibeureum, tepatnya di Kampung Ngasuh, RT 06 RW 09, Desa Curug, Kecamatan Jasinga, pada Senin sore (4/8/2025).

Kepala UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah V, Esda Permana Lukman, menyatakan bahwa pihaknya langsung turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan dan pengamanan awal.

"Hasil monitoring kemarin (Selasa) sudah kami laporkan kepada pimpinan. Kami juga telah memasang safety line agar area tidak dilalui warga dan menghindari risiko korban," ujar Esda saat dikonfirmasi pada Rabu (6/8/2025).

Menurut Esda, longsor terjadi akibat intensitas hujan tinggi yang menggerus tebing sungai hingga akhirnya ambrol.

“Panjang tebing yang longsor sekitar ±55 meter dengan tinggi ±15 meter. Ini cukup membahayakan jika tidak segera ditangani,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa perlindungan tebing atau pembangunan revetment menjadi kebutuhan mendesak. Untuk itu, pihaknya merekomendasikan agar penanganan masuk dalam Anggaran Perubahan Tahun 2025 atau paling lambat tahun anggaran 2026.

“Penanganan cepat sangat diperlukan untuk menjaga keselamatan warga dan menjamin kelancaran aktivitas di sekitar area longsor,” tambahnya.

Warga sekitar diminta tetap waspada, terutama jika hujan deras kembali mengguyur wilayah tersebut, karena kondisi tanah masih labil dan potensi longsor susulan tetap ada. (Deri)