BOGOR, (TB) — Cuaca ekstrem kembali menyebabkan kerusakan fasilitas pendidikan di Kabupaten Bogor. Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Jasinga pada Minggu (30/11) membuat sebagian atap plafon ruang belajar di SDN Pangradin 01 ambruk.
Peristiwa tersebut diketahui setelah Agung Setyana Rahman, salah satu guru SDN Pangradin 01, menerima laporan dari penjaga sekolah. Agung kemudian membagikan kabar tersebut dengan rasa lega karena insiden terjadi saat kegiatan belajar mengajar tengah libur.
“Hujan yang deras merobohkan atap SDN Pangradin 01. Untung sedang tidak ada KBM,” ujar Agung melalui pesan singkat disertai emotikon sedih.
Ia menjelaskan bahwa bagian plafon yang ambruk berada pada ruang kelas di lantai bawah yang sehari-hari digunakan untuk proses pembelajaran siswa. Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu kenyamanan dan keamanan belajar ketika KBM kembali berlangsung.
Menanggapi laporan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Dr. Rusliandy, memastikan bahwa pihaknya segera melakukan peninjauan dan langkah penanganan cepat.
“Nanti dicek oleh tim kami,” singkat Rusliandy saat dikonfirmasi pada hari yang sama.
Sampai berita ini diturunkan, pihak sekolah masih menunggu hasil asesmen dari Dinas Pendidikan untuk menentukan tindak lanjut perbaikan fasilitas yang rusak akibat cuaca ekstrem. (Dery)