PANDEGLANG, (TB) – Momen bersejarah dirasakan Christian Permana, putra nelayan asal Muara Angke, Jakarta Utara. Ia mendapat kehormatan menjadi pengibar bendera merah putih dalam upacara HUT ke-80 RI di Alun-alun Pandeglang, Banten, Minggu (17/8/2025).

Kesempatan ini menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi Christian, tetapi juga keluarga serta masyarakat pesisir tempat ia berasal. Christian merupakan siswa SMA Presiden 2 Tanjung Lesung (Boarding School) yang terpilih melalui proses seleksi ketat Paskibraka tingkat Kabupaten Pandeglang.

Remaja bertinggi 171 cm ini dikenal rajin belajar, gemar berolahraga, dan tekun menghafal Al-Qur’an. Usai lulus SMA, Christian bercita-cita melanjutkan pendidikan ke Akademi Kepolisian (Akpol) dan mengabdikan diri sebagai taruna.

Sebagai anak pertama dari pasangan James Wiling dan Nurhayati, Christian tumbuh mandiri meski jauh dari orang tua. Ketekunan dan kegigihannya menjadi modal utama meraih prestasi.

James Wiling, ayah Christian yang juga tokoh pemuda di Muara Angke sekaligus pembina Yayasan Yatim Piatu di Masjid Al-Muabrok, mengaku bangga atas pencapaian putranya.

“Saya merasa bangga ketika Christian terpilih menjadi pengibar bendera pada 17 Agustus di Pandeglang. Ini buah dari ketekunan dan kegigihannya dalam belajar. Semoga prestasi ini menjadikannya tetap rendah hati dan bermanfaat bagi bangsa,” ujar James Wiling.

Kisah Christian Permana menjadi inspirasi bahwa semangat kemerdekaan dan perjuangan bisa lahir dari mana saja, termasuk dari anak pesisir yang bertekad menggapai cita-cita demi masa depan bangsa. (Johan)

A
Penulis: AdminTb