Warga Tidak Mampu Tinggal di Rumah Nyaris Rubuh, Minim Perhatian Pemerintah

Spread the love
image_pdfimage_print
BABAKAN MADANG, (TB) – Kabupaten Bogor, Jawa Barat  yang dipimpin Ade Munawaroh Yasin sebagai Bupati dengan Program atau Slogan Panca Karsa nya yang selalu di gembar gemborkan selama ini ternyata masih jauh dari harapan dan tujuan.
Panca Karsa yang bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang berkualitas, mewujudkan perekonomian daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan, pembangunan daerah yang merata dan berkeadilan serta mewujudkan kesalehan sosial dan tata kelola pemerintahan daerah yang baik. Namun realitanya yang terjadi masih banyak di temukan masyarakat yang hidup dibawah garis kemiskinan.
Potret Kemiskinan yang dialami keluarga Imas,(photo/Doktb)
Hal ini tidak dapat dipungkiri dibeberapa daerah masih banyak masyarakat yang hidup jauh dari kata sejahtera.
Salah satunya adalah Imas beserta keluarganya yang menetap di Kampung Wangun, RT 02 RW 09, Desa Karang Tengah kampung, Kecamatan Babakan Madang, yang terpaksa harus tinggal menempati rumah tidak layak huni. Himpitan ekonomi yang di alami keluarga Imas, selama masa Pandemi Covid-19 dianggap kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah.
Ini tentu jadi Pekerjaan Rumah (PR) yang harus segera diselesaikan oleh Pemerintah Daerah kabupaten Bogor.
Kenapa warga seperti ini bisa luput dari perhatian pemerintah, dimana peran perangkat desa setempat? dalam hal ini mustahil tidak terlihat secara kasat mata oleh pemerintah setempat.
Suhandi, Kepala Desa Karang Tengah saat dimintai keterangannya terkait kondisi warganya tersebut mengatakan akan mengecek dulu ke pihak RT dan RW setempat.
” Coba nanti saya akan cek ke rt rw nya ya bang,” jawab Suhandi melalui pesan whatsappnya kepada media ini, Jum’at 07 Januari 2022.
Saat ditanya apakah warga tersebut mendapatkan bantuan sosial selama Pandemi Covid-19 dan apakah keluarga tidak mampu itu pernah diajukan untuk mendapatkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ke Pemerintah, Suhandi menjawab,Semua sudah diajukan, ujarnya.
” Semua kita sudah ajukan akan tetapi tahun kemarin hanya dapat 4 rumah, pengajuan mah tiap tahun selalu di ajukan,” ujar Kades Suhandi.
Sementara itu Camat Babakan Madang,
Cecep Imam Nagarasid SE.MSi ketika diminta tanggapannya menyatakan akan melakukan pengecekan dulu ke lapangan.
” Waalaikum salam, baik terimakasih infonya , saya mesti cek dl kelapangan dgn pemdes hari ini saya kabarin setelah di cek kelapangan,” jawab Camat Cecep melalui pesan singkat WhatsApp pribadi. (Sto)

Leave a Reply

Your email address will not be published.