DEPOK, (TB) - Gelombang dukungan terhadap rencana pembangunan flyover di kawasan Margonda dan Juanda, Kota Depok, semakin menguat. Sejumlah aktivis dan ketua relawan pendukung pasangan Supian–Chandra menggelar deklarasi terbuka untuk menyatakan dukungan penuh terhadap proyek infrastruktur yang diyakini dapat menjadi solusi kemacetan kronis di kota tersebut, pada Jum’at (21/11/2025).

Deklarasi yang dihadiri puluhan tokoh masyarakat ini menjadi momentum penting dalam menyuarakan aspirasi warga Depok yang sudah lama mendambakan solusi nyata terhadap kemacetan. Para peserta sepakat bahwa pembangunan flyover merupakan langkah strategis yang perlu didukung semua pihak.

Ketua Basis 24, Kasno, menegaskan bahwa rencana pembangunan flyover adalah terobosan yang sejak lama ditunggu masyarakat Depok. Ia menilai langkah berani pemerintah patut diapresiasi karena menghadirkan solusi konkret.

“Kami mendeklarasikan dukungan terhadap program pemerintah Supian–Chandra yang berencana membangun flyover di Margonda dan Juanda. Ini adalah gebrakan yang ditunggu masyarakat, karena salah satu cara mengurai kemacetan adalah dengan membangun flyover,” ujar Kasno.

Kasno juga mengingatkan pentingnya kritik dalam proses pembangunan, namun harus berbasis kajian, bukan sekadar like and dislike.

“Kritik itu penting, tapi harus konstruktif. Jangan hanya berdasarkan preferensi pribadi. Mari kita kawal pembangunan ini dengan masukan positif,” tegasnya.

Ketua Buruh Kota Depok, Wido Praktikno, menilai bahwa kemacetan di Depok sudah berada pada tahap darurat. Menurutnya, pembangunan flyover tidak hanya mendesak untuk Margonda dan Juanda, tetapi juga wilayah lain seperti Cisalak.

“Depok sudah darurat macet. Flyover dibutuhkan juga di kawasan Cisalak, terutama sekitar Pasar Cisalak yang selalu macet pada jam sibuk. Jalan Raya Bogor juga perlu perhatian karena merupakan jalur provinsi,” jelas Wido.

Ia juga menyampaikan harapan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, agar meninjau langsung kondisi kemacetan Cisalak dan mempertimbangkan pembangunan flyover di sana. Wido mengingatkan bahwa Depok merupakan salah satu penyumbang pajak kendaraan terbesar di Jawa Barat.