DEPOK, (TB) – Pemerintah Kota Depok bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) menggelar Piala Wali Kota Cup Silat di Gedung Balai Rakyat, Jumat (29/8/2025). Ajang ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk melestarikan budaya sekaligus menorehkan prestasi olahraga.

Wali Kota Depok, Supian Suri, menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap pengembangan silat tradisi sebagai warisan budaya sekaligus olahraga prestasi.
“Dengan kejuaraan ini, anak-anak bisa belajar sportif, membangun mental yang kuat, dan menjaga kesehatan fisik mereka. Inilah warisan budaya yang harus terus kita hidupkan,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Supian juga menekankan pentingnya olahraga berbasis budaya di tengah era digital. Menurutnya, silat tradisi bisa menjadi alternatif positif bagi anak-anak yang kian akrab dengan gawai dan media sosial.

Ketua KONI Kota Depok turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen tersebut. Ia menilai, silat tradisi bukan hanya sarana pelestarian budaya, tetapi juga wadah mencetak atlet unggulan.
“Kegiatan ini menjadi tempat anak-anak menyalurkan bakat sekaligus mengasah kemampuan. Kami optimistis dari ajang seperti ini akan lahir atlet silat unggulan yang bisa mengharumkan nama Depok,” katanya.

Ia juga menyoroti peningkatan prestasi olahraga di Kota Depok. “Kalau dulu hanya ada dua atlet Depok yang lolos ke kejuaraan tingkat provinsi, sekarang sudah ada delapan atlet yang mampu bersaing di Jawa Barat. Ini pencapaian luar biasa dan patut kita syukuri,” jelasnya.

Lebih jauh, KONI Depok menargetkan pencak silat tradisi menjadi salah satu cabang andalan daerah. Dengan dukungan pemerintah, pelatih berkualitas, serta semangat para atlet muda, ia optimistis prestasi dapat diraih hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.

“Kehadiran Pak Wali di tengah kegiatan ini memberi semangat luar biasa bagi para atlet. Kami yakin mereka bisa bersaing dan menunjukkan bahwa anak-anak Depok mampu berprestasi sekaligus menjaga budaya bangsa,” pungkasnya. (Heti)