CIBINONG, (TB) – Penambahan fasilitas masjid di Stadion Pakansari bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan umat Muslim, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjadikan stadion sebagai pusat kegiatan masyarakat yang lebih inklusif.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, saat menghadiri kegiatan Festival Catur yang digelar Percasi Kabupaten Bogor dalam rangka menyambut hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, Kamis (8/8/24).

Pada momen itu pula, politikus Partai Gerindra itu juga menyerukan agar Stadion Pakansari dilengkapi dengan fasilitas masjid untuk menunjang kebutuhan spiritual masyarakat.

“Stadion Pakansari adalah ikon Kabupaten Bogor yang sering menjadi tuan rumah berbagai acara besar, mulai dari pertandingan sepak bola hingga konser musik. Dengan adanya fasilitas masjid, kita dapat memberikan kenyamanan lebih bagi pengunjung yang ingin menunaikan ibadah,” ujar Rudy.

Lebih lanjut, Rudy menjelaskan bahwa pembangunan masjid di kompleks Stadion Pakansari dapat menjadi simbol harmonisasi antara olahraga dan keagamaan.

“Kita ingin Stadion Pakansari tidak hanya dikenal sebagai tempat berolahraga, tetapi juga sebagai tempat yang mendukung kegiatan spiritual masyarakat,” tambahnya.

Rencana ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk para anggota DPRD lainnya dan masyarakat setempat.

Banyak yang berpendapat bahwa kehadiran masjid di stadion akan menambah nilai positif dan daya tarik stadion sebagai fasilitas publik.

Selain itu, fasilitas ini diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan para atlet, pelatih, dan penonton yang ingin menunaikan ibadah tanpa harus meninggalkan area stadion.