BOGOR (TB) — Pemerintah Kabupaten Bogor kian mematangkan rencana pembentukan Bogor Barat sebagai daerah otonomi baru. Sejak 2025, anggaran besar mulai digelontorkan untuk menopang persiapan tersebut, terutama pada pembangunan infrastruktur dasar.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyebutkan, pada tahun berjalan ini fokus utama diarahkan pada pembangunan jalan sebagai penopang konektivitas wilayah barat Kabupaten Bogor. Anggaran yang disiapkan mencapai ratusan miliar rupiah.
“Persiapan Bogor Barat sudah mulai di tahun 2025. Untuk pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, kita anggarkan hampir Rp200 miliar di Dinas PUPR. Ditambah di DKPP, kalau digabung kurang lebih Rp300 miliar. Itu baru dari dua SKPD di tahun 2025 yang sedang berjalan sekarang,” ujar Rudy.
Pernyataan tersebut disampaikan Rudy usai menghadiri Lokakarya Pelantikan dan Musyawarah Kerja Komite Persiapan Pembentukan Kabupaten Bogor Barat (KPPKBB) periode 2025–2030 di Gedung SBS Venue Premier, Rabu (17/12).
Tak berhenti di tahun ini, Pemkab Bogor juga telah menyiapkan langkah lanjutan pada 2026. Salah satu agenda prioritasnya adalah pembebasan lahan untuk pembangunan jalan khusus angkutan tambang yang menghubungkan wilayah Cigudeg hingga Rumpin.
“Di 2026 kita sudah mempersiapkan anggaran pembebasan lahan, mulai dari Cigudeg sampai Rumpin, untuk jalan khusus angkutan tambang,” jelasnya.
Selain pembangunan fisik dan kesiapan anggaran, aspek administratif juga terus dimatangkan. Bogor Barat diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat Kabupaten Bogor, sekaligus sebagai calon daerah persiapan otonomi baru.
“Kita juga mempersiapkan secara administratif untuk daerah pusat pertumbuhan ekonomi baru wilayah barat, sebagai calon daerah persiapan otonomi baru, dengan titik ibu kota di Kecamatan Cigudeg,” kata Rudy.
Menariknya, perencanaan ibu kota Bogor Barat tidak dilakukan secara konvensional. Pemkab Bogor menggandeng Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP), organisasi profesional yang juga terlibat dalam perancangan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan.