BOGOR, (TB) – SMP Negeri 2 Sukaraja, Kabupaten Bogor, berhasil meraih predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri 2024 yang diberikan langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada awal Oktober 2024 di Jakarta. Predikat ini merupakan level tertinggi dalam program Adiwiyata, yang mengapresiasi sekolah-sekolah yang konsisten menjalankan program peduli lingkungan.

Selain SMPN 2 Sukaraja, delapan sekolah lainnya di Kabupaten Bogor juga turut meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional, menunjukkan komitmen kuat dunia pendidikan di wilayah ini terhadap isu lingkungan hidup.

Kepala SMPN 2 Sukaraja, Dedi Budi Sumardi, menjelaskan bahwa pencapaian ini tidak datang secara instan. Sejak tahun 2019, seluruh elemen sekolah—siswa, guru, hingga masyarakat sekitar—telah aktif melakukan pembenahan lingkungan. Fokus utama mereka adalah meminimalisir sampah tak terdaur ulang dan menciptakan lingkungan sekolah yang bersih serta sehat.

“Awalnya kegiatan ini bukan untuk mengejar penghargaan, tapi semata-mata untuk menjadikan sekolah sebagai tempat yang nyaman, sehat, dan ramah lingkungan,” ujar Dedi kepada Beritasatoe.com di kantornya, Jum'at 20/06

Kini setelah meraih Adiwiyata Mandiri, SMPN 2 Sukaraja membidik target yang lebih tinggi. Sekolah ini bertekad mengikuti seleksi ECO ASIA, sebuah penghargaan tingkat Asia yang mengapresiasi sekolah-sekolah berwawasan lingkungan dengan praktik terbaik.

“Cita-cita kami selanjutnya adalah membawa nama Indonesia di tingkat Asia. Kami ingin warga sekolah terus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan,” tambah Dedi.

Program Adiwiyata sendiri merupakan inisiatif Kementerian Lingkungan Hidup yang bertujuan untuk menanamkan kepedulian dan tanggung jawab lingkungan kepada seluruh warga sekolah. Program ini memiliki beberapa jenjang penghargaan: Adiwiyata Kabupaten/Kota, Provinsi, Nasional, dan Mandiri.

Sekolah yang meraih Adiwiyata Mandiri wajib telah membina minimal lima sekolah lain untuk mencapai predikat Adiwiyata tingkat Kabupaten/Kota. Penghargaan ini bukan bentuk perlombaan, melainkan apresiasi atas konsistensi penerapan program lingkungan secara nyata dan berkelanjutan. (Sto)