BOGOR, (TB) – Program unggulan nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai bergulir di sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Bogor. Pelaksanaan tahap awal ini menyasar siswa sekolah dasar, dengan tujuan meningkatkan kualitas gizi anak sekaligus mendukung pencapaian sumber daya manusia Indonesia yang sehat dan berdaya saing.
Pelaksanaan MBG di Bogor mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Polri melalui Dapur Sehat Satuan Pendidikan (SPPG). Kehadiran dapur sehat ini tidak hanya menyalurkan makanan bergizi kepada siswa, tetapi juga melibatkan UMKM lokal sebagai penyedia bahan pangan, sehingga program berjalan dengan pendekatan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyambut baik langkah tersebut. Ia menegaskan bahwa program MBG sejalan dengan visi Kabupaten Bogor dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama anak-anak sekolah.
“Makan bergizi gratis ini bukan sekadar program konsumsi, tetapi investasi jangka panjang untuk generasi mendatang. Anak-anak yang sehat dan cerdas akan menjadi modal pembangunan Bogor yang lebih baik,” ujar Rudy.
Hal senada disampaikan Kepala SDN Tarikolot 01, Rupiati S.Pd. Ia menyebut program ini sangat membantu anak-anak, terutama yang berasal dari keluarga sederhana.
“Banyak siswa kami datang ke sekolah hanya dengan sarapan seadanya. Dengan adanya program ini, mereka bisa belajar dengan lebih fokus karena kebutuhan gizinya terpenuhi. Kami berharap program ini berkelanjutan,” jelas Rupiati
Salah satu wali murid, Euis (36), mengaku terbantu dengan adanya program MBG.
“Kami orang tua merasa sangat terbantu. Anak-anak jadi semangat sekolah karena ada makanan sehat. Mudah-mudahan program ini terus berjalan dan kualitas menunya semakin baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Ammar (9), siswi kelas 3 SDN Tarikolot 01, tampak gembira saat menerima makanan gratis.