BOGOR, (TB) – Proyek ambisius rehabilitasi jaringan irigasi permukaan di Daerah Irigasi (DI) Cisadane-Empang, yang dikerjakan oleh CV. Artha Gemilang Arisentosa dengan nilai kontrak mencapai Rp1,213 miliar, kini menjadi sorotan tajam. Kalangan pemerhati konstruksi mempertanyakan transparansi teknis proyek yang dianggap krusial ini.

Bayangkan, jaringan irigasi yang seharusnya menjadi urat nadi pertanian, kini justru diragukan kualitasnya. Apakah dana miliaran rupiah ini benar-benar diinvestasikan dengan tepat, atau justru berpotensi menjadi proyek mangkrak?

Proyek ini berada di bawah pengawasan UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Ciliwung–Cisadane, Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat, dimulai pada 14 Agustus 2025 dengan target penyelesaian dalam 120 hari kalender. PT Menara Sukses Konsultan ditunjuk sebagai konsultan pengawas.

Namun, detail penting seperti lebar dan kedalaman pondasi, serta tinggi dan lebar pasangan batu, belum terlihat jelas di lapangan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan kualitas dan daya tahan konstruksi.

Para pengamat teknik sipil menekankan betapa vitalnya presisi dimensi konstruksi dan kualitas material dalam proyek rehabilitasi jaringan irigasi. Saluran irigasi memiliki peran krusial bagi keberlanjutan pertanian dan pengendalian air di wilayah hilir.

Seorang pemerhati konstruksi yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekhawatiran mendalam.

"Kalau ukuran pondasi dan pasangan batunya tidak sesuai dengan standar teknis, itu bisa berisiko terhadap kekuatan struktur dan daya tahan saluran," kata Nama, Selasa (28/10/2025).

Pemerhati tersebut menambahkan bahwa semua proyek yang didanai oleh uang rakyat wajib membuka akses informasi teknis seluas-luasnya, agar publik dapat turut serta mengawasi.

Meskipun papan proyek telah menampilkan informasi umum seperti nilai kontrak, pelaksana, dan jangka waktu pengerjaan, detail spesifikasi teknis yang menjadi acuan pekerjaan masih menjadi misteri. Keterbukaan data seperti ini sangat penting, terutama dalam proyek infrastruktur irigasi yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.