DEPOK, (TB) - Suasana khidmat menyelimuti perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus peringatan Milad ke-55 H. Pradi yang digelar di kediaman Hamzah, Sekretaris DPC Gerindra Kota Depok, di jalan K.H.M Usman Gang.wali, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Depok, Kamis (09/10). Lebih dari sekadar seremoni, acara ini menjadi oase spiritual bagi umat Muslim untuk merajut kembali tali persaudaraan.

Kehadiran tokoh masyarakat, sanak saudara, dan warga sekitar menjadi bukti nyata rasa syukur dan kebersamaan dalam memaknai hari istimewa ini. Lantunan shalawat menggema, doa-doa dipanjatkan, dan ceramah singkat menyentuh kalbu, mengingatkan akan pentingnya meningkatkan keimanan dan mensyukuri nikmat yang telah diberikan.

Hamzah, Sekretaris DPC Gerindra Kota Depok, menuturkan makna mendalam dari peringatan Maulid Nabi bagi umat Islam.

"Maulid Nabi tidak hanya untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum meneladani akhlak, perilaku, dan ajaran beliau dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, peringatan ini mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah komunitas," ujar Hamzah.

Tak lupa, Hamzah mendoakan H. Pradi di hari bahagianya.

"Semoga Bang Pradi selalu diberikan kesehatan, keberkahan, dan kesuksesan dalam setiap langkahnya. Selamat ulang tahun yang ke-55, semoga tetap menjadi teladan bagi kita semua," ucapnya.

Perayaan Milad H. Pradi yang ke-55 seolah menjadi pelengkap kebahagiaan dalam momen penuh berkah ini. Semangat kebersamaan terpancar jelas dari wajah-wajah yang hadir, menciptakan atmosfer kekeluargaan yang hangat.

Lebih dari sekadar ritual keagamaan, peringatan ini menjelma menjadi wadah silaturahmi, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Saya merasakan sendiri bagaimana setiap lantunan shalawat dan doa yang dipanjatkan membawa kedamaian dan memperkuat rasa syukur atas hidayah yang telah diberikan oleh Sang Nabi.

"Kebersamaan dalam doa dan shalawat membuat kita semakin dekat dan menguatkan rasa syukur atas petunjuk yang telah diberikan Nabi," tambah Hamzah.