CIBINONG, (TB) – Tinggi atau mahalnya tarif parkir di RSUD yang diterapkan pihak pengelola (PT. Barisan Baraya Hiraya-red) ternyata tidak hanya dikeluhkan masyarakat pengunjung, tapi keluhan juga datang dari internal rumah sakit tersebut.

Beberapa karyawan yang minta agar nama dan jabatannya di rahasiakan, kepada media ini menyatakan keluhannya atas kebijakan pengelola parkir.

“Lucu aja bang, kita kan karyawan yang notabene sehari-harinya tugas dan bekerja disini. Masa kita ditempat kerja sendiri, untuk parkir kendaraan kita harus bayar,” keluh si narasumber kepada tugasbangsa.com, pada Jum’at 28 September 2022.

Baca juga: Terkait Tarif Parkir Tinggi di RSUD Cibinong, Dishub Menyebut Itu Atas Dasar Kesepakatan

Lanjutnya, kami sebagai karyawan berharap baik kepada pengelola parkir ataupun manajemen RSUD agar ada kebijaksanaan bagi karyawan atau pegawai RSUD untuk parkir kendaraannya digratiskan, harapnya.

” Kasihan para karyawan seperti Office Boy (OB), petugas pembantu lainnya yang ada disini yang gajinya pas-pasan, harus dibebankan kewajiban parkir setiap harinya.” Cetusnya.

Untuk diketahui, terkait keluhan tarif parkir di RSUD Cibinong yang dianggap terlalu tinggi dan membebani pengunjung dan karyawan/pegawai tersebut, cukup menjadi perhatian serius yang disikapi oleh Dewan di DPRD Kabupaten Bogor.

Baca juga: Terkait Tarif Parkir Tinggi di RSUD Cibinong, Dishub Menyebut Itu Atas Dasar Kesepakatan

Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor yang membidangi pengawasan Senin (19/09) lalu, telah memanggil pihak manajemen RSUD Cibinong menindaklanjuti keluhan warga tersebut.