DEPOK, (TB) – Kembali menorehkan prestasi di bidang keamanan pangan tahun 2024 dari badan pengawas obat dan makanan (BPOM). Wali Kota Depok, Mohammad Idris, didampingi Pj Sekda, Nina Suzana, menyerahkan Piagam Penghargaan dari BPOM kepada Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati pada apel pagi ASN Pemkot Depok di Lapangan Apel Balai Kota Depok, Senin (03/02/25). Depok kembali menorehkan prestasi di bidang keamanan pangan tahun 2024 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Wali Kota Depok, Mohammad Idris menyerahkan piagam penghargaan tersebut kepada Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Mary Liziawati pada apel pagi ASN Pemkot Depok di Lapangan Balai Kota Depok, Senin (03/02/25).

Penghargaan ini diberikan karena Kota Depok berhasil meraih peringkat pertama sebagai Kota Pangan Aman di Regional Barat dalam Penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2024.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja sama lintas Perangkat Daerah (PD), termasuk Dinkes, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), serta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM).

Ia menekankan bahwa pengawasan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinkes saja, tetapi juga melibatkan berbagai sektor, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Ini bukan sekadar izin usaha, tetapi juga melibatkan berbagai sektor yang terkait dengan keamanan pangan. Semua PD berperan, termasuk UMKM,” ungkap Mohammad Idris.

“Oleh karena itu, dalam penerapan keamanan pangan, pengawasan dilakukan hingga ke pasar-pasar dan pelaku UMKM. Insha Allah, dengan sistem ini, keamanan pangan di Kota Depok bisa dijamin,” ujarnya.

Menurutnya, fasilitas untuk perizinan dan pelatihan sudah tersedia, sehingga para pengusaha diharapkan lebih bersemangat dalam menjaga kualitas produk mereka.

Ia juga mengimbau para pelaku usaha, khususnya di bidang pangan, untuk segera mengurus izin dan memenuhi standar keamanan pangan yang telah ditetapkan.