PESAWARAN, (TB) - Kabupaten Pesawaran mencatat sejarah baru dengan diresmikannya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Trimulyo. Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad Ali, secara resmi membuka operasional koperasi yang berlokasi strategis di Jalan Sutan Sakti, Dusun Wonorejo, Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, pada hari Selasa (4/11/2025).
KDMP Trimulyo menjadi koperasi Merah Putih pertama yang berdiri di Bumi Andan Jejama. Harapannya, kehadiran koperasi ini dapat menjadi lokomotif penggerak roda perekonomian masyarakat desa.
Acara peresmian tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk perwakilan dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pesawaran, tokoh masyarakat Desa Trimulyo, serta para anggota koperasi dan warga sekitar.
Dalam sambutannya, Wabup Antonius menyampaikan apresiasi atas inisiatif pendirian KDMP Trimulyo. Beliau menekankan pentingnya peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
"Koperasi adalah soko guru perekonomian bangsa. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, kita bisa membangun ekonomi yang kuat dan berkeadilan," ujar Antonius.
Lebih lanjut, Antonius berharap KDMP Trimulyo dapat dikelola secara profesional dan transparan, sehingga mampu memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh anggotanya. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung keberadaan koperasi ini dengan berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan.
Sementara itu, Ketua KDMP Trimulyo, Bapak [Nama Ketua], menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Kabupaten Pesawaran dan seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan pendirian koperasi ini.
"Kami berkomitmen untuk menjalankan koperasi ini dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Desa Trimulyo dan Kabupaten Pesawaran secara keseluruhan," kata [Nama Ketua].
KDMP Trimulyo akan fokus pada berbagai bidang usaha, antara lain simpan pinjam, perdagangan, dan pertanian. Koperasi ini juga akan berperan aktif dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal, seperti produk-produk unggulan desa.