BOGOR, (TB) – Peresmian stadion mini sepak bola di Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menyita perhatian banyak pihak. Stadion yang dibangun menggunakan Dana Desa sebesar Rp1,4 miliar selama tiga tahun itu, resmi dibuka dan disambut antusias ribuan warga.

Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor, Rike Iskandar atau akrab disapa Akew, mengaku bangga sekaligus terkejut dengan kehadiran stadion mini di tingkat desa.

“Luar biasa, saya bangga dan takjub melihat kerennya lapangan semewah ini ada di desa. Selain itu, saya juga kaget dengan koreografi senam para ibu-ibu yang begitu kompak menari dan bersenam. Ditambah lagi warga membawa tumpeng sebagai wujud syukur bersama,” ujar Akew.

Stadion Mini Jadi Ajang Olahraga Masyarakat

Menurut Akew, stadion mini ini tidak hanya akan menjadi sarana pertandingan sepak bola, tetapi juga harus menjadi pusat kegiatan olahraga masyarakat.

“Saya berharap lapangan ini nantinya menjadi ajang olahraga masyarakat, tempat berkumpul sekaligus ruang aktivitas yang menyehatkan,” tegasnya.

Akew juga memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Bojong Nangka, H. Amir Arsyad, yang dinilai berhasil menghadirkan sarana olahraga representatif bagi warganya.

“Hebat pokoknya sahabat saya, H. Amir, bisa membangun sarana prasarana sepak bola sekeren ini untuk masyarakat. Semoga bermanfaat bagi generasi muda dan seluruh warga,” pungkasnya.

Peresmian stadion mini Bojong Nangka juga dihadiri jajaran Pemkab Bogor, Ketua ASKAB Kabupaten Bogor, serta dimeriahkan pertunjukan seni, senam, dan syukuran bersama warga. (Sto)