BOGOR, (TB) — Di balik lalu lintas padat dan aktivitas warga yang melintas di atas jembatan-jembatan Kabupaten Bogor, terdapat kerja senyap para petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah III Ciomas.

Mereka menjadi garda terdepan dalam menjaga kekokohan dan keamanan setiap struktur baja dan beton yang menopang mobilitas masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor.

Langkah ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) berupaya memastikan bahwa infrastruktur publik tak hanya berfungsi, tetapi juga aman, terawat, dan memiliki nilai estetika.

Tahun ini, UPT Wilayah III Ciomas melaksanakan pemeliharaan pada 97 titik jembatan yang tersebar di lima kecamatan, yakni Dramaga, Ciomas, Tamansari, Cijeruk, dan Cigombong.

“Kami melakukan berbagai bentuk pemeliharaan, mulai dari pengecatan hingga perbaikan pasangan batu atau sayap jembatan,” ujar Topik, perwakilan UPT, saat dikonfirmasi, Kamis (6/11/2025).

Ia menjelaskan, kegiatan pemeliharaan dilakukan bukan semata untuk memperindah tampilan jembatan, tetapi juga untuk menjaga kelayakan dan keamanan struktur sebagai urat nadi transportasi masyarakat.

“Estetika memang penting, tapi yang utama adalah keamanan dan keberlanjutan fungsi jembatan bagi warga,” tambahnya.

Dengan pemeliharaan berkelanjutan dan perencanaan matang, DPUPR Kabupaten Bogor berkomitmen memastikan setiap jembatan tetap kokoh di atas sungai, aman dilalui, serta menjadi simbol harapan bagi masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperkuat ketahanan infrastruktur, keselamatan pengguna jalan, dan tata ruang wilayah yang berkelanjutan. (Dery)

A
Penulis: AdminTb