BOGOR, (TB) – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cimandala 03, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, mengeluhkan penundaan realisasi anggaran revitalisasi ruang kelas meski usulan pembangunan sudah masuk dalam daftar program.

Kepala SDN Cimandala 03, Teti Kusmiati, mengungkapkan rasa kecewanya karena dana yang diharapkan dapat digunakan tahun ini terkendala efisiensi anggaran.

“Kami sudah menempuh prosedur melalui musrenbang. Sangat berharap tahun ini bisa terealisasi sebelum saya pensiun,” ujarnya, Selasa (9/9/2025).

Menurut Teti, pembangunan yang diajukan berupa revitalisasi empat hingga lima ruang kelas. Bahkan konsultan perencanaan sudah melakukan peninjauan dan pengambilan gambar ruang kelas. Namun, hingga kini belum ada kepastian tindak lanjut.

Ia menambahkan, sekolah yang dipimpinnya selama ini telah banyak berprestasi dan mendukung program pendidikan. SDN Cimandala 03 sudah meraih label Sekolah Adiwiyata dan Sekolah Sehat, bahkan siswanya pernah mewakili Provinsi Jawa Barat dalam ajang karate

“Kenapa untuk pembangunan harus ditunda, padahal sekolah sudah banyak mendukung program pemerintah,” keluhnya.

Teti mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan hingga tingkat Provinsi Jawa Barat agar usulan rehabilitasi kelas diprioritaskan. Dari total 22 rombel, saat ini sekolah memiliki 17 ruang kelas aktif, namun lima di antaranya dalam kondisi rusak dan membutuhkan renovasi segera.

Menjelang masa pensiunnya pada November 2025, Teti berharap renovasi ruang kelas dapat direalisasikan sebagai kenangan indah di akhir pengabdiannya.

“Harapan saya, lima ruang kelas bisa direnovasi dan rampung dalam waktu tiga bulan sepuluh hari,” pungkasnya.(Red)