DEPOK, (TB) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok menunjukkan sinyal positif dalam membangun sinergi dengan media. Kepala Kejari Depok, Arief Budiman, langsung tancap gas dengan menggelar acara coffee morning bersama sejumlah wartawan. Langkah ini diambil tak lama setelah Arief Budiman resmi menduduki kursi pimpinan Kejari Depok.

Suasana akrab dan hangat mewarnai pertemuan tersebut. Arief Budiman mengajak para jurnalis untuk menjadi mitra aktif dalam menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan. Ia pun menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap laporan yang masuk, tentu saja dengan catatan, harus disertai bukti yang kuat.

"Kami terbuka untuk semua laporan. Setiap laporan dari masyarakat akan kami analisis, dan jika memenuhi syarat bukti, pasti akan kami tindak lanjuti. Tidak ada kompromi," ujar Arief Budiman, Rabu (5/11/2025).

Arief Budiman mengakui bahwa saat ini dirinya masih dalam tahap adaptasi dengan lingkungan kerja di Kota Depok. Ia berharap media dapat memahami jika dalam proses penyelidikan, tidak semua informasi bisa diungkapkan secara gamblang. Tujuannya, tak lain adalah untuk menghindari potensi gangguan terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

"Kami mohon pengertiannya jika tidak semua informasi bisa kami sampaikan secara detail. Hal ini demi kelancaran penyelidikan. Kami akan tetap memberikan informasi yang tidak menghambat proses," tambahnya. (Heti)

Lebih lanjut, Arief Budiman membocorkan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan penyelidikan terkait sebuah kasus yang untuk sementara waktu masih dirahasiakan. Ia meminta masyarakat bersabar dan memberikan waktu sekitar dua minggu untuk pengumuman hasil penyelidikan.

"Kami sedang mempersiapkan penyelidikan terkait suatu kasus. Mohon bersabar, kami butuh waktu karena posisi Kasi Pidsus masih kosong. Dalam dua minggu, kami akan umumkan hasilnya," tutupnya.

Sebagai seorang jurnalis, saya melihat langkah Kajari Depok ini sebagai angin segar. Keterbukaan dan komitmen untuk menindaklanjuti laporan masyarakat adalah modal penting dalam menciptakan penegakan hukum yang berkeadilan. Tentu saja, kita sebagai media juga memiliki tanggung jawab untuk menyajikan informasi yang akurat dan berimbang, serta mengawal proses hukum agar berjalan transparan dan akuntabel.