BOGOR, (TB) - Kabupaten Bogor terus berbenah diri, khususnya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Prioritas utama saat ini adalah pemerataan pembangunan, terutama di wilayah pelosok yang selama ini minim tersentuh pembangunan.
Salah satu bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor adalah pelaksanaan rekonstruksi Jalan Cigudeg-Kiarasari-Cisangku di Kecamatan Sukajaya. Proyek ini menjadi krusial mengingat jalan tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas warga dan perekonomian lokal.
Tim gabungan dari UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah VI, yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan dan pemeliharaan jalan, serta UPT Laboratorium Bahan Konstruksi, yang bertugas menjamin kualitas material yang digunakan dalam pembangunan, diturunkan langsung ke lokasi proyek.
Tujuan utama dari peninjauan lapangan ini adalah untuk memastikan bahwa seluruh tahapan pekerjaan, mulai dari persiapan lahan, pengaspalan, hingga penyelesaian akhir, dilaksanakan sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan. Kualitas menjadi prioritas utama.
Rabu (12/11/2025), tim tersebut melakukan monitoring dan evaluasi mendalam terhadap progres pembangunan. Mereka memeriksa setiap detail pekerjaan, mulai dari ketebalan lapisan aspal hingga kepadatan tanah, guna memastikan jalan yang dibangun memiliki daya tahan yang optimal.
Proses monitoring dan evaluasi ini bukan sekadar formalitas belaka. Tim bekerja secara profesional dan objektif, memberikan masukan konstruktif kepada kontraktor pelaksana agar kualitas pekerjaan tetap terjaga. Jika ditemukan kekurangan, segera dilakukan perbaikan.
Peningkatan infrastruktur jalan di wilayah Sukajaya diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat. Aksesibilitas yang lebih baik akan mempermudah aktivitas sehari-hari, seperti pergi ke sekolah, bekerja, dan berobat.
Selain itu, perbaikan jalan juga akan membuka peluang ekonomi baru bagi warga Sukajaya. Transportasi barang dan jasa akan menjadi lebih lancar, sehingga meningkatkan daya saing produk lokal dan menarik investasi dari luar daerah.
Pemerintah Kabupaten Bogor menyadari bahwa infrastruktur jalan merupakan urat nadi perekonomian daerah. Oleh karena itu, investasi di sektor ini terus ditingkatkan setiap tahunnya, dengan fokus pada pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.