PESAWARAN, (TB) - Senyum merekah di wajah warga Rejosari Natar, Lampung Selatan, dan Tugusari, Halangan Ratu, Pesawaran. Penantian panjang mereka akhirnya terjawab. Impian memiliki jembatan penghubung yang kokoh kini bukan lagi sekadar angan-angan. Pada Selasa (11/11/2025) pukul 09.00 WIB, pengerjaan jembatan yang menghubungkan dua kabupaten bertetangga ini resmi dimulai, disaksikan langsung oleh Ketua DPRD Lampung Selatan, Erma Yusneli, dan Anggota DPRD Pesawaran, Lenida Putri.

Jembatan ini bukan sekadar infrastruktur. Ia adalah urat nadi perekonomian, jembatan harapan bagi masa depan yang lebih baik. Akses yang selama ini sulit, kini akan terbuka lebar, memperlancar arus barang dan jasa, serta mempermudah mobilitas masyarakat.

Lenida Putri, dengan semangat yang membara, menyampaikan bahwa pembangunan ini adalah buah dari aspirasi yang diperjuangkan oleh dewan dari Partai Gerindra.

"Pembangunan jembatan oleh pemerintah pusat ini melalui Aspirasi Dewan Partai Gerindra yaitu Ketua DPRD Lamsel Erma Yusneli dan Dewan Lenida Putri, karena jembatan ini menghubungkan dua Kabupaten dan sudah sangat dinanti-nantikan pembangunannya oleh masyarakat," kata Lenida Putri, Selasa (11/11/2025).

Pembangunan jembatan ini selaras dengan visi Indonesia Emas yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Konektivitas yang lebih baik diyakini akan memacu pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua kabupaten.

"Semoga dengan jembatan penghubung ini bisa membantu pertumbuhan serta kegiatan pertanian dan perkebunan, akan sangat terbantu dengan adanya jembatan ini, begitu juga aktifitas sehari-hari masyarakat akan sangat dimudahkan sehingga akan berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

Saya membayangkan bagaimana jembatan ini akan mengubah hidup banyak orang. Para petani akan lebih mudah menjual hasil panennya, anak-anak sekolah tidak perlu lagi bersusah payah menyeberangi sungai, dan pelaku usaha kecil akan memiliki akses pasar yang lebih luas. Jembatan ini adalah simbol kemajuan, harapan, dan persatuan bagi masyarakat Lampung Selatan dan Pesawaran.