BOGOR, (TB) — Tiga siswa kelas VI SDN Pasir Angin 02, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, diduga mengalami keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah menyantap hidangan yang disalurkan dari dapur SPPG.
Ketiga siswa tersebut mengalami muntah-muntah hingga membuat pihak sekolah panik dan segera melarikan mereka ke RS Idham Chalid Ciawi untuk mendapatkan perawatan medis.
Kepala Sekolah SDN Pasir Angin 02, Hawa Hasmillah, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, insiden terjadi usai para siswa mengonsumsi makanan MBG yang dikirim dari dapur penyedia.
“Menu yang dimakan berupa makaroni, lauk tumis ayam dan daging yang dicampur dengan mayones sebagai bumbu, serta jeruk. Semua makanan tersebut berasal dari dapur MBG,” jelas Hawa, Rabu (1/10/2025).
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Fusia Mediawati, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) yang menyalurkan makanan ke SDN Pasir Angin 02.
“Hasil sidak tim surveilans pagi tadi menunjukkan dapur SPPG tersebut melayani sembilan sekolah. Secara umum, lingkungan dapurnya cukup baik,” ujar Fusia saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler.
Kendati demikian, pihak Dinkes akan terus melakukan pengawasan terhadap seluruh dapur penyedia MBG, guna memastikan kebersihan dan keamanan makanan yang didistribusikan ke sekolah-sekolah.
“Kami tetap melakukan inspeksi kesehatan lingkungan dan memberikan pelatihan ketahanan pangan siap saji kepada pihak SPPG,” tambahnya.
Selain itu, Dinas Kesehatan juga telah mengambil sampel makanan dan air dari dapur penyedia untuk dilakukan uji laboratorium.
“Kami minta semua pihak menunggu hasil pemeriksaan yang objektif untuk memastikan apakah benar terjadi keracunan atau tidak,” pungkas Fusia. (Iwan)