BANDAR LAMPUNG, (TB) – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak generasi muda untuk menjadi motor penggerak perubahan dan pembangunan daerah. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Sarasehan Pemuda Lintas Generasi dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-52 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Aula DPD KNPI Provinsi Lampung, Selasa malam (29/6/2025).

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya ucapkan selamat ulang tahun ke-52 untuk KNPI. Ini adalah usia matang bagi organisasi yang selama ini menjadi wadah berhimpun dan berkontribusi bagi kemajuan pemuda dan pembangunan bangsa,” kata Gubernur.

Dengan mengangkat tema “Kebersamaan Pemuda Menuju Lampung Maju”, Gubernur menyebut sarasehan ini sebagai ruang dialog dan kolaborasi antar generasi untuk menyongsong masa depan bangsa yang lebih baik. Ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif pemuda lintas sektor dan lintas generasi.

Pemprov Lampung, lanjutnya, berkomitmen menciptakan berbagai ruang kreatif bagi pemuda melalui sektor pendidikan, pelatihan vokasi, pembinaan prestasi olahraga dan seni, kewirausahaan, serta penguatan kepemimpinan dan partisipasi sosial-politik.

Gubernur Mirza juga menyoroti pentingnya anak muda terjun langsung ke sektor-sektor ekonomi produktif seperti pertanian, peternakan, dan UMKM. Ia menilai potensi ekonomi Lampung luar biasa besar, namun belum banyak yang melihat sektor ini sebagai ladang kesejahteraan.

“Kalau bukan anak muda Lampung yang masuk ke sektor pertanian, peternakan, UMKM, siapa lagi? Kita punya komoditas bernilai puluhan triliun, tapi banyak yang belum melihat itu sebagai peluang hidup,” tegasnya.

Ia pun menekankan bahwa peran pemerintah bukan sekadar memberikan anggaran, tetapi menciptakan regulasi yang berpihak kepada rakyat.

“Anggaran kita kecil. Tapi regulasi itu bisa lebih tajam daripada APBD. Regulasi yang berpihak bisa membuka banyak kesempatan untuk kalian,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Gubernur Mirza mendorong KNPI agar tampil sebagai agen perubahan, simbol persatuan, dan pelopor kolaborasi lintas sektor. “Jadilah pencipta sejarah, bukan hanya saksi. Mari kita sambut Indonesia Emas dengan kerja nyata,” serunya.