BOGOR, (TB) - Para guru di SMP Negeri 2 Jasinga, Kabupaten Bogor, menunjukkan semangat luar biasa dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan aktif mengikuti program Komunitas Belajar. Kegiatan ini menjadi cerminan dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan maksimal kepada siswa, sekaligus menjawab tantangan pendidikan abad ke-21 yang terus berkembang.
Program ini diawali dengan pembinaan rutin dari kepala sekolah dan dilanjutkan dengan sesi diseminasi hasil pelatihan oleh para guru. Mereka berbagi ilmu dari pelatihan seperti Pembelajaran Mendalam, Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), serta pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI).
Setiap guru tampil mempresentasikan materi pelatihan secara antusias, menunjukkan kesiapan mereka untuk mengadopsi pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif dan relevan. Dampaknya pun langsung terasa dalam proses pembelajaran siswa yang kini lebih aktif, kontekstual, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kepala SMPN 2 Jasinga, [Nama Kepala Sekolah], menyampaikan apresiasi tinggi terhadap semangat para guru.
“Meskipun lelah mengajar, guru-guru kami tetap berkomitmen mengikuti Komunitas Belajar. Siswa zaman sekarang menuntut guru yang adaptif dan mampu memberikan pelayanan yang maksimal dan up-to-date,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya penguasaan koding, AI, dan regulasi baru seperti Permendikbudristek Nomor 11 Tahun 2025, yang mengatur beban kerja guru secara menyeluruh: dari perencanaan, pelaksanaan, penilaian, hingga bimbingan dan pelatihan siswa.
Menurutnya, penguasaan teknologi dan regulasi ini bukan hanya memenuhi tuntutan sistem, tetapi juga membuka peluang terciptanya pengalaman belajar yang lebih interaktif dan bermakna.
Program Komunitas Belajar ini menjadi contoh bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak harus menunggu perubahan besar dari pusat. Justru melalui gerakan kecil dan konsisten dari para pendidik, transformasi pendidikan bisa dimulai dari ruang kelas paling pinggir sekalipun.
Dengan semangat belajar tanpa henti, para guru SMPN 2 Jasinga membuktikan bahwa kualitas pendidikan sejati dimulai dari kemauan untuk terus berkembang demi siswa. (Deri)