BOGOR, (TB) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Nanggung dipastikan segera memiliki gedung baru sebagai pusat aktivitas keagamaan dan pelayanan umat. Kepastian ini mengemuka setelah Camat Nanggung, Ae Saepuloh, bersama Ketua MUI Nanggung, Ustadz Miharja, meninjau langsung lokasi yang direncanakan menjadi tempat pembangunan gedung tersebut.
Camat Ae menjelaskan bahwa hingga kini MUI tingkat kecamatan belum memiliki fasilitas kantor yang memadai. Kondisi inilah yang mendorong pemerintah kecamatan untuk mempercepat pembangunan demi optimalisasi layanan MUI kepada masyarakat.
“Selama ini memang belum terfasilitasi. Tahun ini kami berinisiatif agar MUI punya kantor sendiri, supaya koordinasi dan pelayanan untuk kemaslahatan umat bisa lebih maksimal,” ujar Ae saat ditemui di lokasi survei, Jumat (12/12).
Pada tahap awal, pembangunan akan difokuskan pada pengerjaan struktur dasar gedung.
“Kita rencanakan cor beton dulu. Tidak langsung membangun dua lantai, minimal sudah bisa digunakan untuk rapat dan kegiatan kantor. Jika nantinya berkembang, pembangunan bisa dilanjutkan,” jelasnya.
Ae juga menambahkan bahwa pembangunan gedung akan dilakukan secara swadaya, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Ketua MUI Nanggung, Ustadz Miharja, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah kecamatan. Ia menegaskan bahwa pembangunan gedung memang menjadi program prioritas setelah selesainya Musyawarah Kecamatan (Muscam).
“Gedung ini nanti bukan hanya kantor, tapi pusat kegiatan pengajian bulanan, mingguan, hingga kegiatan syariah lainnya. Alhamdulillah, kolaborasi dengan pihak kecamatan berjalan sangat baik,” ungkap Miharja.
Ia menilai, kehadiran gedung MUI akan memperkuat aktivitas keagamaan serta memfasilitasi berbagai organisasi masyarakat (ormas) Islam di Kecamatan Nanggung.