CISEENG, (TB) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor bergerak cepat menyikapi dua persoalan yang menimpa sekolah dasar di wilayahnya, yakni insiden kebakaran kantin di SDN Putat Nutug 01, Kecamatan Ciseeng dan kekurangan sarana MCK di SDN Tamansari 02, Kecamatan Rumpin.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pengecekan langsung pascakejadian.
“Alhamdulillah kondisi SDN Putat Nutug 01 Ciseeng aman terkendali. Gedung sekolah tidak sampai terbakar, hanya kantin di luar pagar sekolah yang terbakar,” jelas Rusliandy saat dikonfirmasi, Jumat (25/7/2025).
Menurut hasil pengecekan di lapangan, kebakaran terjadi akibat aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan di belakang sekolah pada siang hari.
“Alhamdulillah api bisa cepat dipadamkan oleh warga sekitar. Ke depan kami akan lakukan edukasi agar tidak ada lagi pembakaran sampah sembarangan di sekitar sekolah,” tambahnya.
Disdik Juga Tanggapi Serius Kekurangan MCK di Rumpin
Sementara itu, terkait keterbatasan sarana toilet di SDN Tamansari 02, Kecamatan Rumpin, Disdik Bogor juga telah menindaklanjuti laporan tersebut. Sebelumnya diberitakan, siswa di sekolah tersebut terpaksa menumpang buang air ke toilet milik desa dan bahkan ke kolam di bawah sekolah.
Rusliandy memastikan bahwa tim dari Disdik telah melakukan pengecekan langsung di lapangan.
“Tim sudah turun ke lokasi. Insyaallah, semoga bisa kita prioritaskan usulan pengadaan sarana tersebut, secepatnya,” tutupnya.