DEPOK, (TB) – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Kota Depok, Siswanto, mengusulkan agar Pemerintah Kota Depok memutar lagu kebangsaan Indonesia Raya pada jam tertentu setiap hari di seluruh instansi pemerintahan dan ruang publik. Usulan ini ia sampaikan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80, sebagai langkah memperkuat rasa nasionalisme warga.
“Kalau suara Wali Kota saja bisa diputar di lampu merah, kenapa tidak lagu Indonesia Raya?” sindir Siswanto, Kamis (14/8).
Ia mencontohkan Kota Yogyakarta yang telah lebih dulu menerapkan kebiasaan ini. Setiap pukul 10.00 WIB, lagu Indonesia Raya diputar di seluruh instansi pemerintahan. “Saat itu kami sedang berkunjung ke Dinas Pendidikan, dan semua berdiri mendengarkan lagu kebangsaan. Bahkan di jalan raya, warga juga ikut berdiri karena sudah terbiasa,” ungkapnya.
Menurutnya, langkah sederhana ini efektif untuk menanamkan rasa cinta tanah air.
“Ini bukan sekadar gaya-gayaan, tapi untuk membangun rasa nasionalisme,” tegasnya.
Siswanto menilai penerapan program ini sangat relevan, terlebih setelah Depok keluar dari daftar kota intoleran.
“Supaya tidak kembali ke zona itu, nasionalisme harus terus dipupuk,” ujarnya.
Ia menutup dengan sindiran halus kepada Pemkot Depok.
“Kalau dulu Pemkot bisa memutar suara Wali Kota di setiap traffic light, sekarang kenapa tidak memutar lagu kebangsaan? Itu jauh lebih bermanfaat,” pungkasnya. (Heti)
Berita Populer
Daerah
Install App
Tugasbangsa.com
Untuk pengalaman membaca berita yang lebih cepat dan nyaman, Install Aplikasi kami di Android Anda