KOTA BOGOR, (TB) – Plaza Balai Kota Bogor menjadi titik awal perjalanan 100 siswa kelas 10 SMA IT Insantama Bogor yang akan menempuh Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Tingkat Dasar (LKMD) dengan rute long march sejauh ±60 kilometer menuju Desa Cikancana, Kabupaten Cianjur.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang melepas langsung para peserta, menegaskan pentingnya pembentukan karakter, kemandirian, dan jiwa kepemimpinan sejak dini.

“Model latihan kepemimpinan ini cukup spektakuler, karena bukan hanya mental yang diasah tetapi juga fisik. Mereka belajar mengenali kemampuan diri, berinteraksi dengan teman, lingkungan, dan masyarakat. Ini hal positif yang patut dicontoh sekolah lain,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).

Menurut Dedie, momen pelepasan dari Balai Kota akan menjadi kenangan berharga sekaligus pelajaran hidup bagi para siswa bahwa keberhasilan lahir dari usaha dan ketekunan.

“Tidak ada yang mudah di dunia. Semua harus ditempuh dengan usaha. Nilai-nilai kepemimpinan yang mereka peroleh akan menjadi bekal di masa depan,” tambahnya.

Kegiatan LKMD yang telah berlangsung selama 16 tahun ini diapresiasi Dedie karena terbukti melahirkan lulusan-lulusan mumpuni. Ia berharap LKMD tahun ini memberikan kesan mendalam dan pengalaman berharga bagi siswa.

Sementara itu, Direktur SDM Yayasan Insantama Cendikia (YIC), Rimun Wibowo, menjelaskan bahwa tujuan LKMD adalah memutus “mental rantai gajah”, yaitu kebiasaan merasa tidak mampu sebelum mencoba.

“Dengan LKMD, kami ingin siswa sadar bahwa mereka bisa melakukan hal besar ketika benar-benar mencoba,” ujarnya.

LKMD akan berlangsung selama dua hari, 12–13 Agustus 2025. Perjalanan dimulai dari Balai Kota Bogor, melewati Kebun Raya, Tajur SKI, hingga ke wilayah Cianjur.