CIBINONG, (TB) - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543 yang jatuh pada 3 Juni 2025, Kecamatan Cibinong menggelar Cibinong Festival 2025 yang dipusatkan di Alun-alun Cirimekar. Kegiatan ini dirancang sebagai pesta rakyat yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Menjelang puncak perayaan, warga bersama aparat Kecamatan Cibinong menggelar aksi bebersih lingkungan pada Kamis dan Jumat. Aksi ini mencakup pembersihan Kali Baru, mulai dari Jalan Cikaret hingga depan Ramayana Cibinong. Hasilnya, hampir 50 truk sampah berhasil diangkut dalam sehari — menjadi bukti nyata komitmen warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Camat Cibinong, Drs. H. Acep Sajidin, M.Si., menyampaikan bahwa festival ini diawali dengan senam bersama serta berbagai penampilan seni budaya daerah seperti rampak gendang, tari jaipong, dan calung.

Selain hiburan, festival juga diramaikan dengan pameran UMKM, Gerakan Pangan Murah, serta lomba olahraga tradisional. Uniknya, seluruh ketua RW se-Kecamatan Cibinong juga menerima bibit alpukat sebagai bagian dari program penghijauan wilayah.

“Semua warga Cibinong ikut serta dalam kegiatan ini. Ini menunjukkan bahwa HJB ke-543 bukan hanya milik ASN, tetapi milik seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” tegas Camat Acep.

Gerakan Pangan Murah dilaksanakan pada 24 Mei 2025 di halaman Kantor Kelurahan Cirimekar, mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB. Sementara itu, lomba olahraga tradisional berlangsung pukul 09.00 hingga 11.00 WIB, dengan partisipasi dari seluruh kelurahan se-Kecamatan Cibinong.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua HJB Kabupaten Bogor yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Yudi, serta sejumlah tokoh daerah seperti Ketua MUI, Ketua Karang Taruna, Ketua KNPI, dan Ketua KORMI Kabupaten Bogor. Hadir pula para kepala sekolah SDN dan SMPN se-Kecamatan Cibinong.

Bupati Bogor, Rudi Susmanto, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam merayakan HJB. “Pesta Rakyat Cibinong Festival 2025 harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat atau ASN, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan,” ujar Bupati. (Red)