Cibinong, BOGOR24JAM.COM - Bea Cukai Bogor menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran rokok ilegal di wilayah Kabupaten Bogor. Pada Jumat (13/6), Bea Cukai secara resmi menyerahkan tersangka dan barang bukti berupa 2,5 juta batang rokok ilegal kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor. Penyerahan ini menandai tahap II proses hukum terhadap kasus besar peredaran rokok ilegal yang merugikan negara hingga miliaran rupiah.
Kepala Kantor Bea Cukai Bogor Budi Harjanto menegaskan, bahwa penindakan ini adalah bukti nyata komitmen Bea Cukai dalam menjaga ketertiban masyarakat, melindungi penerimaan negara, dan menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkeadilan. "Penyerahan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi tim di lapangan yang dengan profesional berhasil mengamankan barang bukti rokok tanpa pita cukai dan menetapkan tersangka sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Barang Bukti Fantastis: 2,5 Juta Batang Rokok Ilegal
Jumlah barang bukti yang berhasil diamankan sungguh mencengangkan. Berikut rinciannya:
- 2.517.000 batang rokok ilegal
- 1 unit kendaraan roda dua dengan nomor polisi F 3055 FY
- Potensi kerugian negara dari cukai sebesar Rp1.877.711.840 (satu miliar delapan ratus tujuh puluh tujuh juta tujuh ratus sebelas ribu delapan ratus empat puluh rupiah)
Barang bukti tersebut berhasil diamankan dalam operasi penindakan yang berlangsung beberapa waktu lalu di wilayah Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor. Operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Bea Cukai dalam memberantas peredaran rokok ilegal yang semakin meresahkan.
Zero Tolerance: Wujud Penegakan Hukum yang Tegas
Penyerahan tersangka dan barang bukti ini merupakan implementasi prinsip zero tolerance terhadap pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai. Bea Cukai tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi para pelaku kejahatan yang berusaha merugikan negara dan masyarakat.
"Kami mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, baik dari unsur TNI, Polri, Kejaksaan, Pemerintah Daerah, hingga masyarakat yang telah mendukung upaya pemberantasan rokok ilegal. Sinergi antarlembaga adalah kunci utama dalam memberantas peredaran barang kena cukai ilegal," imbuhnya