FIKES UPNVJ Canangkan Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas

DEPOK, (TB ) – Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pembangunan Nasioam Veteran Jakarta (FIKES UPNVJ) baru saja melakukan kegiatan Pencanangan Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Giat berlangsung di Ruang Auditorium MerCe Lt.8, Kamis 29 Februari 2024.
Acara tersebut dihadiri jajaran Rektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta dan perwakilan darii beberapa instansi pemerintah wilayah.

Diantaranya dari Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Danramil 07 Limo, Kapolsek Limo, Para Dosen, Civitas Akademika, Stakeholder, dan Mahasiswa FIKES UPNV serta pihak media massa.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan Mars Bela Negara yang diikuti secara khidmat seluruh peserta dan dilanjutkan dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Desmawati, SKp., M.Kep.,Sp.Mat., Ph.D.

Dalam sambutannya, Dekan FIKES UPNVJ menjelaskan jika pencanangan Zona Integritas merupakan salah satu tahapan dalam membangun ZI sebagai salah satu syarat dari penilaian mandiri reformasi birokrasi, sekaligus menjadi langkah tindak lanjut atas komitmen bagi Dekan FIKES dan jajaran yang baru menjabat 10 bulan terakhir ini.

“Komitmen dalam upaya mensukseskan reformasi birokrasi dengan melakukan pelayanan yang lebih baik, efektif, efisien, cepat, tepat profesional dalam mewujudkan pelayanan prima. Jargon ZI FIKES UPNVJ adalah Sehat Bugar, Profesional, Melayani dengan hati,” ucap Desmawati.

Selanjutnya ikut memberikan sambutan Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Henry Binsar Hamonangan Sitorus, S.T., M.T serta Manajer Area Penataan dan penguatan Organisasi Tim Reformasi Birokrasi Ditjen Kemendikbudristek Drs Widodo Budi S.,M.Pd.

Dalam acara tersebut juga dilakukan penandatangan Piagam Pencanangan Pembangunan Zona Integritas oleh Rektor dan Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta.

Acara diakhiri dengan foto bersama dengan para audience dan dilanjutkan dengan penandatanganan para audience yang hadir di papan Pencanangan Zona Integritas. (Rie/Red).




Viral.! Beredar Rekaman Bawaslu Pesawaran Diduga Terima Suap 

PESAWARAN, (TB) – Maraknya isu adanya dugaan main mata antara oknum Bawaslu Kabupaten Pesawaran dangan salah satu Caleg DRPD Kabupaten setempat belakangan semakin santer diperbincangkan, hal tersebut lantaran penyelenggara pengawasan pemilu yang menjadi harapan masyarakat sebagai Badan yang bersih dan bersikap netral, justru diduga menerima suap senilai puluhan juta rupiah untuk merekomendasikan penghitungan ulang disalah satu TPS di Kabupaten Pesawaran.

Berdasarkan Voice note yang beredar di Pesan WhatsApp dengan durasi 54 detik berbunyi,
” Bahwasanya Bawaslu menerima uang gitu, dari salah satu peserta calon yaitu sebesar 10 juta tunai dan 40 juta transfer nah gitu aja, jadi begituin aja dengan saksi-saksi gitu jangan memanfaatkan saksi-saksi dengan menerima uang itu,”

Saat konfirmasi melalui Pesan WhatsApp terkait isu tersebut Fatihunajah yang merupakan Ketua Bawaslu Pesawaran, secara singkat mengatakan hal itu tidak ada, “Ga ada” kilahnya singkat.

Berdasarkan pantauan media ini, Jalanya Rekapitulasi Hasil Pemungutan Suara Pemilu 2024 tingkat Kabupaten yang digelar KPU setempat pada hari kedua ini (01/02/2024), sempat terjadi penolakan dari beberapa orang saksi Partai Politik, hal itu terjadi saat rekapitulasi untuk pemilihan DPRD Kabupaten Pesawaran pada Dapil 1 Kecamatan Gedong Tataan, dimana Bawaslu merekomendasikan untuk membuka kotak suara dan melakukan penghitungan ulang surat suara di TPS 9 Desa Tamansari.

Bahkan sempat salah satu Saksi Walk Out dari ruang utama Graha Adora tempat digelarnya Rapat Pleno Rekapitulasi tingkat kabupaten tersebut, sembari terus menolak dibukanya kotak suara dan penghitungan ulang surat suara, hal itu dilakukan oleh Sulistyo Sanksi dari Partai PAN, bahkan ia sempat mengatakan,
” Kami menolak, ini kan jadwal nya Rekapitulasi tingkat kabupaten, bukan penghitungan ulang, ini kesannya dipaksakan saya yakin ini ada permainan dengan memaksakan hitung ulang,” ungkap Sulistiyo sembari keluar dari ruangan.(Oby/Rls)




Pelaku Pembunuh Guru SD Di Mesuji, Ternyata Pacar Korban

MESUJI, (TB) – Pelaku Pembunuhan sadis seorang guru di SDN 08 Tanjung Raya, Desa Bujung Buring Baru, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji berhasil di tangkap oleh Unit Reskrim Polsek Tanjung Raya dengan di Backup Tekab 308 Presisi Polres Mesuji di rumahnya.

Terduga pelaku diketahui Berinisial AA (22) Warga Desa Gedung Ram, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji.

Dalam Press Releasenya Kapolres Mesuji AKBP Ade Hermanto S.H, S.IK, CPHR, Jumat (01/03/2024) menjelaskan, pelaku tersebut adalah pacar korban, yang rencananya mereka akan melangsungkan pernikahan pada malam takbir Idul Fitri mendatang.

Lebih lanjut terang AKBP Ade, pelaku mengaku dirinya nekat menghabisi nyawa korban karena emosi, sebab menurutnya, korban sering berkomunikasi dengan pria lain. Kemudian pelaku menghabisi nyawa korban dengan menggunakan pisau dapur yang ada di dapur rumah dinas tersebut dengan cara menggorok leher korban hingga tak bernyawa.

Adapun Kronologis penangkapan ungkap orang nomer satu di Mapolres Mesuji, pada Hari Kamis Tanggal 29 Februari 2024 sekira Pukul 19.00 WIB Anggota Polsek Tanjung Raya beserta Tekab 308 Polres Mesuji langsung melaksanakan TPTKP dan Olah TKP.

“Team langsung melakukan penyelidikan terhadap kasus pembunuhan tersebut, berdasarkan penyelidikan yang telah dilakukan, ditemukan informasi mengenai terduga pelaku yang mengarah kepada tersangka AA yang tidak lain adalah calon suami Korban,” Terangnya.

Selanjutnya Anggota Polsek Tanjung Raya dan Tekab 308 Presisi Polres Mesuji melakukan pengejaran terhadap Pelaku.
Dan sekira Pukul 22.00 Wib, pelaku berhasil di tangkap di rumahnya, di Desa Gedung Ram, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji bersama Barang Bukti. Kemudian Pelaku bersama Barang Bukti di bawa ke Mapolres Mesuji guna dilakukan penyidikan lebih lanjut. Imbuh Pria alumni Akpol 2002.

” Adapun Barang Bukti yang diamankan 1 (satu) setel pakaian korban yang berlumur darah, 1 (satu) helai seprai hijau bermotif yg berlumur darah, 1 (satu) helai celana warna krim merk Andros milik tersangka yang terdapat bercak darah, 1 (satu) buah ikat pinggang warna hitam milik tersangka, 1 (satu) potong kemeja warna Hijau Tua merk Retama milik tersangka,” Pungkasnya. (Oby/Rls)




Dara Cantik Gantung Diri Gegerkan Warga Desa Sukadadi

PESAWARAN, (TB) – Entah apa yang terlintas di dalam pikiran seorang dara cantik, Siswi di salah satu SMA di Pesawaran ini, Syifa Gadis Asalwa Bin Mawardi nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantungkan diri di palang pintu kayu kamar rumahnya dengan menggunakan jarik kain warna coklat dengan panjang 220 cm.

Peristiwa yang menggegerkan warga masyarakat Dusun Sukadadi Rt/Rw 005/003 Dusun Sukadadi Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran itu diketemukan oleh Diah Ajeng Sekar Lestari yang merupakan sepupu korban dan Siswati Ibu korban, Kamis (29/2/2024) pukul 21.45 WIB malam.

Menurut saksi Diah, korban berada di rumah sendirian di karenakan ibu korban sedang pergi membesuk saudaranya yang sakit di RS GMC Taman Sari sekira Pukul 19.00 Wib.

Kemudian, Saksi bersama Ibu Korban pulang dari RS GMC sekira pukul 21.30 Wib dan memanggil manggil korban yang berada di dalam rumah dikarenakan pintu rumah di kunci dari dalam.

Sehingga Diah Ajeng Sekar Lestari berinisiatif mendobrak jendela kamar korban dan mendapati korban sudah tergantung di palang pintu kamar korban dengan posisi tergantung menggunakan kain jarik warna coklat dengan panjang kurang lebih 220 cm, dan kursi plastik warna hijau di bawah tubuh korban.

Kemudian, Diah dan Siswati (Ibu korban, red) yang dibantu paman korban berinisiatif menurunkan korban berharap masih bisa menyelamatkan korban karna di duga kejadian gantung diri tersebut baru saja terjadi.

Untuk memastikan korban masih bernyawa atau tidak pihak keluarga memanggil Joko seorang Mantri Kesehatan. Setelah diperiksa korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

” Korban tidak pernah ada masalah dengan keluarga, dan di ketahui ayah korban sudah lama meninggal dunia dan korban tinggal bersama ibu kandung dan sepupu korban,” Kata Diah.

Namun, ada tetangga korban sempat ada yang melihat pacar korban datang ke rumah dan memanggi-manggil korban.
Namun kemudian bergegas pulang sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Selanjutnya, korban akan di bawa ke RSUD Kabupaten Pesawaran guna di lakukan Visum luar.

Sampai berita ini, diturunkan belum di ketahui pasti penyebab korban gantung diri, dan pihak keluarga tidak berkenan untuk dilakukan Autopsi dan menerima kejadian ini sebagai Musibah.

Sementara Kepala Desa Sukadadi Rudi Maryoto saat dikonfirmasi media ini melalui telpon selulernya, membenarkan perihal kejadian musibah yang menimpa warganya.

” Benar salah satu warganya sedang ada musibah gantung diri, tapi maaf ya saya tidak bisa memberikan penjelasan yang lebih, karena kita sedang prihatin dengan musibah yang dialami oleh keluarga Ibu Siswati dan kita do’akan semoga keluarga korban diberikan ketabahan dalam menjalani cobaan ini,” pungkas Rudi Maryoto.

Tak lama setelah kejadian  Tim Inafis Polres Pesawaran dan Polsek Gedong Tataan pun melakukan identifikasi terhadap korban.

Hingga saat ini, belum diketahui apa motif dan alasan Korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Rencana jenazah korban akan Kebumikan di pemakaman Umum Desa Sukadadi. (Oby/Rif)




Dengan Modal Cuma 10 Ribu Saja, Nikmati Panorama Indah Gunung Salak Endah

PAMIJAHAN, (TB ) – Di tengah hiruk pikuk dan lika liku kehidupan dunia, setiap orang membutuhkan waktu liburan untuk bisa membuat tenang hati dan pikiran. Salah satu lokasi destinasi wisata yang sering dituju adalah daerah pegunungan.

Di Kabupaten Bogor, banyak sekali area wisata alam pegunungan yang menjadi destinasi wisata, diantaranya kawasan Puncak Kecamatan Cisarua dan Gunung Bunder Kecamatan Pamijahan.

Keindahan Gunung Salak dan panorama alam yang indah juga bisa dinikmati oleh masyarakat dengan harga murah. Hanya dengan uang 10 ribu rupiah, mata sudah disuguhi pemandangan menakjubkan.

“Ya silahkan datang ke Kampung Rawa Desa Gunung Bunder 2. Lalu singgah di warung pinggir jalan, pesan segelas kopi dan sudah disuguhi pemandangan alam yang indah dari kawasan Gunung Salak Endah,” ungkap Leo (32) seorang warga sekitar, Jum’at (1/3/2024).

Ia menjelaskan, di wilayah kampungnya tersebut, jika cuaca cerah akan terlihat panorama alam sangat indah. Terutama saat pagi dan sore hari. Wisatawan bisa melihat area persawahan, aliran sungai dan tentu panorama alam pegunungan.

“Di daerah kami juga ada banyak warung – warung kecil milik warga untuk sekedar istirahat sejenak. Adapula sejumlah vila yang bisa jadi tempat untuk menginap bersama keluarga,” ujar Leo.

Warga lainnya, Euis mengatakan bahwa kawasan Gunung Bunder sudah sangat terkenal karena sangat banyak memiliki destinasi wisata alam, terutama Curug (air terjun – red) yang berada di atas area kawasan Gunung Salak Endah.

“Ada Curug Pengantin, Curug Ngumpet dan banyak lainnya. Disini terkenal ada lokasi wisata biasa disebut Bedeng. Jadi bagi yang hendak liburan dengan murah meriah, silahkan datang berkunjung ke GB,” tukasnya. (Rie/Red).




Gelar Rapat Paripurna Sekwan Kota Depok Beberkan Strategi Rencana Kerja Berikut Uraiannya

DEPOK, (TB) – Dengan mengusung tema “Optimalisasi Pelaksanaan Tri Fungsi DPRD Kota Depok ” Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menggelar forum rencana kerja (Renja) Tahun 2025 bertempat di ruang rapat paripurna DPRD Kota Depok.

Dalam forum tersebut, DPRD Kota Depok dan Sekretariat Dewan merumuskan strategi untuk meningkatkan kinerja DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan

Beberapa langkah konkret seperti peningkatan kapasitas staf serta pemanfaatan teknologi informasi dijadikan fokus dalam rencana kerja tersebut. Diharapkan, dengan implementasi rencana tersebut, DPRD Kota Depok dapat lebih efektif dan efisien dalam mewujudkan pembangunan dan pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat.

Dalam sambutannya , Ketua DPRD Kota Depok TM.Yusufsyah Putra mengungkapkan pentingnya sinergitas dengan Pemerintah Kota Depok dan segenap stakeholder terkait lainnya agar bisa menjalankan perencanaan dengan baik.

”Perencanaan adalah suatu keharusan agar apa yang sudah direncanakan bisa berjalan dengan baik. Pada Renja kali ini kita harus tetap mengutamakan sinergitas, dan bagi anggota-anggota DPRD baru bisa menjalankan tugas sesuai dengan fungsinya,” ujarnya,Selasa (27/02/2024)

Sementara itu Kania Parwanti dalam paparannya menyampaikan bahwa DPRD sudah membuat Rencana Kerja DPRD dan juga sudah dilakukan ulasan, pembahasan, dan hal ini sudah diparipurnakan sesuai dengan PP No.12 Tahun 2018 dan Peraturan DPRD No.1 Tahun 2020.

“Semua rencana kerja yang sudah diselaraskan disesuaikan juga dengan peraturan yang sudah ditentukan menjadi 2 Program yang pertama program penunjang urusan pemerintah daerah kota dan yang kedua program dukungan pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD,” ungkapnya

Dikatakan Kania lagi, jumlah kegiatannya ada 15 kegiatan yaitu :perencanaan penganggaran dan evaluasi kerja perangkat daerah, administrasi keuangan perangkat daerah, administrasi kepegawaian daerah administrasi umum perangkat daerah, penyediaan jasa penunjang urusan pemerintah daerah, pemeliharaan barang milik daerah penunjang urusan pemerintah daerah.

”Yaitu layanan keuangan dan kesejahteraan DPRD, layanan administrasi DPRD, pembentukan peraturan daerah dan peraturan DPRD untuk fungsi pembentukan Perda pembahasan kebijakan anggaran dalam mendukung fungsi penganggaran DPRD, pengawasan penyelenggaraan pemerintah dalam mendukung fungsi pengawasan DPRD dan kemudian peningkatan kapasitas DPRD. ” tutupnya ( heti)




Diduga Ada Permainan Pada Proyek Pembangunan Kantong Parkir Trayek Tambang, GPBR Minta Kadishub Kabupaten Bogor Diperiksa

BOGOR, (TB) – Aliansi yang menamakan dirinya Gerakan Pemuda Bogor Raya (GPBR) hari ini melakukan aksi demontrasi di Kantor Dishub Kabupaten Bogor, Rabu, 28 Februari 2024.

Dalam aksi tersebut GPBR menuntut Kadishub Kabupaten Bogor Agus Ridallah untuk diperiksa terkait dugaan tindak pidana Korupsi yang diduga terjadi pada proyek pembangunan Kantong Parkir trayek tambang di wilayah Kecamatan Parungpanjang.

“Kami mendapat informasi bahwa ada indikasi terjadi permainan pada proyek pembangunan kantong parkir tersebut yang terindikasi mengarah pada tindak pidana Korupsi,” kata Pace.

Lanjut Pace (koordinator aksi), pihaknya juga telah menyampaikan data-data terkait adanya dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan Pungutan Liar (Pungli) yang mereka tuduhkan.

” Tadi saat audiensi dengan Dishub sudah kita sampaikan beberapa point yang kita coba klarifikasi. Diantaranya terkait dugaan adanya permainan dan Tindak Pidana Korupsi pada proyek pembangunan Kantong Parkir di wilayah Kecamatan Parungpanjang dan dugaan pungutan liar yang berkepanjangan pada tarif parkir yang diduga dilakukan oleh oknum pejabat UPT Dishub,” ungkap Pace saat dikonfirmasi usai pertemuan dengan pihak Dishub.

Menurut Pace, respon pihak dishub cukup baik, namun Dishub tidak secara tegas membantah terkait dugaan dan informasi yang mereka sampaikan.

” Pihak dishub tadi menyatakan bahwa tidak ada permainan pada proyek pembangunan kantong parkir trayek tambang tersebut. Namun kami tentu tidak lantas percaya begitu saja. Untuk itu kami akan kembali ke sekretariat untuk diskusi lagi bersama teman-teman membahas jawaban klarifikasi dishub tersebut,” ucapnya.

Sementara itu pihak Dishub Kabupaten Bogor yang dimintai tanggapannya terkait aksi demontrasi tersebut melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan menyampaikan bahwa, terkait tudingan dugaan adanya permainan pada proyek pembangunan kantong parkir, itu semua tidak benar. Dan terkait dugaan adanya pungli parkir pihak dishub mengaku akan terus berbenah untuk meminimalisir terjadinya dugaan pungutan liar tersebut.

” Kita akan benahi kedepannya. Dalam artian yang biasanya berbasis tunai akan kita buat non tunai. Banyak program yang akan kita tawarkan yang nantinya akan jadi formula dalam pengelolaan perparkiran. Kasih kami waktu, kedepan dishub akan menghadirkan sesuatu yang baru terkait perparkiran di Kabupaten Bogor,” jelas Dadang Mandra Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan.

Lebih lanjut Dadang menyatakan tidak benar bahwa ada permainan pada proyek pembangunan kantong parkir trayek tambang tersebut.

” Terkait tudingan ada permainan di pembangunan kantong parkir itu, saya nyatakan itu tidak benar. Karena gini, jangankan untuk penarikan parkir, disitu saja saya bikin di gerbangnya, parkir gratis, Nol rupiah,” tegas Dadang.

Terkait pengakuan pihak GPBR yang memiliki data-data dugaan pungli dan permainan di proyek kantong parkir tersebut. Dadang mengaku belum melihat atau menerima data tersebut.

” Sampai saat ini kami belum menerima data yang dimaksud. Kalau surat-surat seperti surat pemberitahuan demo, iya itu ada. Tapi kalau data-data terkait kegiatan di kantong parkir tersebut, itu tidak ada,” beber Dadang. (Sto)




Diduga Sengaja Dibuang, Mayat Bayi Ini Ditemukan Warga di Bantaran Sungai Urip Sumoharjo

BANDAR LAMPUNG, (TB) – Sesosok mayat Bayi malang tak berdosa ditemukan oleh seorang pemuda yang bernama Eko Aji Pangestu yang sedang mencari rongsokan dibawah jembatan bantaran kali sungai Urip Sumoharjo hari Rabu (28/2/2024) pukul 10.30 Wib.

Bayi malang yang tak berdosa tersebut diduga dibuang oleh oknum kedua orang tua yang tidak menghendaki buah cintanya lahir ke dunia.

Eko kaget melihat kaki dan bayi yang masih merah lengkap dengan ari-arinya dengan baju berwarna merah terbungkus plastik berjenis kelamin perempuan yang sudah meninggal.

Eko lalu memanggil warga dan melaporkan penemuan mayat bayi ke Kepolisian Sektor Sukarame.

Motif dan pelaku pembuangan jasad bayi sudah dilaporkan ke Kepolisian dan sedang diidentifikasi, ” Ungkap Eko saat di lokasi. ( Oby/Rls )




DPD Nasdem Kabupaten Bogor Torehkan Sejarah Baru Di Pemilu 2024

BOGOR, (TB) – DPD Nasdem Kabupaten Bogor torehkan sejarah baru. Pasalnya, Partai Nasdem diprediksi kuat akan bisa menempatkan 4 wakil rakyat untuk DPRD Kabupaten Bogor.

Begitu pula dengan sejumlah caleg yang maju dalam Pemilu Legislatif DPRD Provinsi serta DPR RI dari Partai Nasdem diprediksi akan lolos dan menjadi wakil rakyat.

Ketua DPD Nasdem Kabupaten Bogor dr. Friedrich M. Rumintjap mengatakan, di Pemilu 2024 ada hasil sangat menggembirakan. Sebab setelah tidak memiliki sama sekali kursi pada Pemilu 2019 lalu, di Pemilu 2024 ini Partai Nasdem akan berhasil mendudukkan kader kader terbaiknya di parlemen.

“Insya Allah Nasdem akan dapat kursi di DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi dan DPR RI,” ucap Ketua DPD Nasdem Kabupaten Bogor dr. Friedrich M. Rumintjap, Rabu (28/2/2024).

Pria yang akrab dipanggil Frits ini menjelaskan Partai Nasdem telah mengikuti sebanyak 3 kali pemilu, mulai dari 2014, 2019, dan 2024. Pada 2014 Nasdem meraih tiga kursi DPRD kabupaten dan kosong di DPRD provinsi maupun DPR RI. Sedangkan pada 2019 tidak ada satu pun wakil di semua tingkatan.

“Tentu saja perolehan suara dan kursi wakil rakyat yang diraih Partai Nasdem di Pemilu 2024 ini sangat kami syukuri,” ujar Frits.

Ia menambahkan, angka kenaikan keterwakilan Partai Nasdem di dalam DPRD Kabupaten Bogor diproyeksikan naik sampai dengan capaian 400 persen.

Dari tidak memiliki sama sekali kursi, menjadi 4 kursi atau setara 1 fraksi di DPRD Kabupaten Bogor. Menurutnya, kenaikan ini adalah jumlah kenaikan terbesar jika di bandingkan dengan raihan partai – partai lain di Kabupaten Bogor.

“Selain itu, bisa mendapatkan 1 kursi DPRD Propinsi dan 1 kursi DPR RI, adalah prestasi yg belum pernah terjadi sepanjang sejarah Nasdem ada di Kabupaten Bogor,” tukas Frits. (Rie/Red).




634 KPM Desa Bagelen Terima Bantuan Cadangan Pangan

PESAWARAN, (TB) – Pemerintahan Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran menyalurkan bantuan beras pangan untuk 634 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ada di lima dusun desa setempat, Selasa (27/2/2024).

Penyaluran Cadangan Pangan pemerintah ini untuk 634 KPM, hal itu dilakukan sebagai upaya untuk meringankan beban ekonomi warga, di tengah lonjakan harga beras yang tinggi.

Hal itu dikatakan Ramdan Ramdani selaku Kadus 2 Desa Bagelen, saat dikonfirmasi media ini di sela-sela kegiatan tersebut,

“Alhamdulillah, kita bisa bersilaturahmi dan berkumpul di sini untuk menyalurkan bantuan beras pangan kepada 624 KPM pada tahap II ini yang berarti taraf hidup masyarakat sudah mulai membaik,” katanya seraya mengatakan bahwa pembagian bantuan beras ini langsung dibagikan di setiap dusun, yang sebelumnya dibagikan di Balai Desa Bagelen.

Ia juga menyampaikan setiap keluarga penerima manfaat (KPM) akan mendapatkan 10 Kg beras yang akan disalurkan selama 6 bulan yaitu Januari, Februari, Maret, April, Mei dan Juni 2024.

“Saya harap Bapak/Ibu bisa terbantu dengan adanya bantuan beras di tengah kondisi harga beras yang tinggi. Jangan lihat kuantitasnya, manfaatkan sebaik-baiknya,” ucap Ramdan.

Sementara itu, Udin selalu Kaur Kesra Desa Bagelen mengatakan, sebanyak 634 KPM di lima dusun desa Bagelen telah menerima bantuan beras pada tahap II ini.

“Harapan kami penyaluran bantuan beras kali ini bisa mengurangi pengeluaran masyarakat terhadap pembelian beras, karena salah satu penyebab inflasi adalah beras. Kita tahu saat ini harga beras sedang meningkat hingga mencapai Rp 165,000 / 10 Kg, bantuan ini dari pemerintah untuk masyarakat, semoga bisa membantu,” Pungkasnya.(Oby/Rif)